ROLE MODEL : RADEN DANANG NOOR KUSUMO, S.H.

danang

Raden Danang Noor Kusumo lahir di Sleman tanggal 18 Oktober 1979. Karirnya di Mahkamah Agung dimulai sebagai CPNS pada tahun 2003 di Pengadilan Negeri Jepara dan pada tahun 2005 dilantik sebagai PNS. Satu tahun berselang, beliau mengabdi di Pengadilan Negeri Enrekang sebagai hakim tingkat pertama. Pada tahun 2010, setelah lebih kurang emapt tahun bertugas di Pengadilan Negeri Enrekang, beliau pindah tugas ke Pengadilan Negeri Masamba.

Pada tahun 2013, lulusan Universitas Islam Indonesia ini kemudian bertugas di Pengadilan Negeri Purworejo, dimana beliau mengabdi selama lebih kurang empat tahun. Pengabdian beliau kemudian dilanjutkan di Pengadilan Negeri Cirebon sampai dengan tahun 2021, pada tahun yang sama beliau mendapatkan promosi menjadi pimpinan pengadilan pertama kelas II yakni sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Tanjung Pati. 

Setahun berselang, beliau kembali mendapatkan promosi, kali ini sebagai Ketua Pengadilan Negeri Solok. Selama pengabdiannya di Mahkamah Agung, bapak dua orang anak ini telah menerima penghargaan Karya Satyalancana Karya Satya X Tahun dari Presiden Republik Indonesia dan Satya Karya Dwi Windu dari Ketua Mahkamah Agung RI.

 

ROLE MODEL : SYALFERRI, S.H.

rolemodel syalferri

Syalferri lahir di Bukittinggi pada tanggal 5 Maret 1966. Karirnya di Mahkamah Agung dimulai sebagai CPNS pada tahun 1992 di Pengadilan Negeri Bukittinggi dan diangkat sebagai PNS pada tahun berikutnya. Pada Tahun 1998, pemilik gelar sarjana hukum dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat ini diangkat sebagai Panitera Pengganti di Pengadilan Negeri Bukittinggi. Dua tahun kemudian beliau mendapatkan promosi sebagai Panitera Muda Hukum di Pengadilan yang sama. Pada tahun 2015 beliau kembali mendapatkan promosi di Pengadilan Negeri Bukittinggi sebagai Wakil Panitera.

Pribadi yang akrab dipanggil Pak Ferri ini, pada tahun 2020 promosi sebagai Panitera di Pengadilan Negeri Solok, lima tahun sejak diangkat sebagai Wakil Panitera Pengadilan Negeri Bukittinggi. Selama pengabdiannya di Mahkamah Agung, bapak dari sepasang anak ini telah mendapatkan penghargaan Karya Satyalancana Karya Satya XX Tahun dari Presiden Republik Indonesia.